Daily Bible Devotion, 1 November , Jeremiah 50 ( Yeremia 50), Restoration Plan for Israel, Rencana Pemulihan bagi Israel”

Jeremiah 50:18-20 (NET) So I, the Lord God of Israel who rules over all, say: ‘I will punish the king of Babylon and his land just as I punished the king of Assyria.
But I will restore the flock of Israel to their own pasture. They will graze on Mount Carmel and the land of Bashan. They will eat until they are full on the hills of Ephraim and the land of Gilead.
When that time comes, no guilt will be found in Israel. No sin will be found in Judah. For I will forgive those of them I have allowed to survive. I, the Lord, affirm it!’”

Yeremia 50:18-20 (TB) Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Sesungguhnya, Aku menghukum raja Babel dan negerinya, seperti Aku telah menghukum raja Asyur.
Tetapi Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel dan di Basan, dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim dan di Gilead.
Pada waktu itu dan pada masa itu, demikianlah firman TUHAN, orang akan mencari kesalahan Israel, tetapi tidak didapatnya, dan dosa Yehuda, tetapi tidak ada ditemukannya, sebab Aku akan mengampuni orang-orang yang Kubiarkan tinggal hidup.

Tuhan sangat mengasihi umatNya , bahkan kasih Tuhan melampaui semua pelanggaran dan kejahatan , dosa umat.

Meskipun umat Israel sudah memberontak, menyembah berhala, berdosa terhadap Tuhan, tetapi Tuhan tetap saja membuat rancangan masa depan untuk memulihkan Umat Israel.

Sesunguhnya umat Israel sudah sangat tidak pantas mendapatkan kesempatan lagi, karena kejadian pemberontakan ini sudah beratus -ratus tahun selalu siklusnya berulang terus- menerus, bisa dikatakan sudah keterlaluan.

Nabi Jeremiah, di utus Tuhan membawa pesan akan rancangan masa depan Tuhan bagi Umat Israel, yakni mereka akan dipulikan dan bangkit kembali, dan umat bahkan membully nabi Jeremiah sedemikian rupa, tetapi tetap Tuhan merencankan masa depan yang baik.

Pembaca terkasih , kitab Jeremiah adalah bukti kasih Tuhan kepada umat Israel, meskipun umat Israel memilih jalan mereka sendiri yang mengakibatkan mereka menjadi budak tawanan, tetapi Tuhan akan menyelamatkan mereka kembali.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *