Daily Bible Devotion, 10 November, Ezekiel 2 (Yehezkiel 2),” Prophet Ezekiel mission, Misi nabi Yehezkiel “

Ezekiel 2:2-4 (NET) As he spoke to me, a wind came into me and stood me on my feet, and I heard the one speaking to me.
He said to me, “Son of man, I am sending you to the house of Israel, to rebellious nations who have rebelled against me; both they and their fathers have revolted against me to this very day.
The people to whom I am sending you are obstinate and hard-hearted, and you must say to them, ‘This is what the sovereign Lord says.’

Yehezkiel 2:3-5 (TB) Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, Aku mengutus engkau kepada orang Israel, kepada bangsa pemberontak yang telah memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga.
Kepada keturunan inilah, yang keras kepala dan tegar hati, Aku mengutus engkau dan harus kaukatakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH.
Dan baik mereka mendengarkan atau tidak — sebab mereka adalah kaum pemberontak — mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.

Nabi Yehezkiel mendapatkan misi yang sangat sulit dari Tuhan, karena itu penyertaan supranatural yang luar biasa juga menyertai Yehezkiel.

Ezekiel diutus menyampaikan pesan – pesan Tuhan pada umat Israel, dan ini sangat sulit karena umat Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk, bangsa pemberontak dan anti otoritas, mereka membully para nabi utusan Tuhan.

Umat Israel juga sudah berada di titik nadir menjadi budak tawanan, tetapi tingkah laku mereka masih saja memberontak terhadap Tuhan. Karena itu Tuhan mengatakan dengan jelas kepada nabi Ezekiel bahwa ia harus dengan berani menyampaikan pesan Tuhan, meskipun tidak didengar dan bahkan dirinya akan dibully umat.

Pembaca terkasih kehadiran Nabi Ezekiel ditengah umat yang berkarakter tegar tengkuk, adalah bukti kasih Tuhan atas umat Israel, meskipun nubuatan yang disampaikan nabi Ezekiel kemungkinan besar tidak akan didengar, tetapi Tuhan tetap mengutus Ezekiel , dengan harapan suatu hari umat membuka hati dan mau mendengar pesan Tuhan.

Nabi Yehezkiel sungguh luar biasa kesetiaannya kepada Tuhan, pengabdiannya sangat besar, tugasnya sangat tidak populis, dan penuh konfrontasi bahkan membahayakan dirinya, tetapi ia setia dan menjalaninya sampai akhir.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *