Daily Bible Devotion, 14 July, Isaiah 6 ( Yesaya 6), Who will go for God, siapa yang mau diutus Tuhan”

Isaiah 6:7-8 (NET) He touched my mouth with it and said, “Look, this coal has touched your lips. Your evil is removed; your sin is forgiven.”
I heard the voice of the sovereign master say, “Whom will I send? Who will go on our behalf?” I answered, “Here I am, send me!”

Yesaya 6:7-8 (TB) Ia menyentuhkannya kepada mulutku serta berkata: “Lihat, ini telah menyentuh bibirmu, maka kesalahanmu telah dihapus dan dosamu telah diampuni.”
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: “Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?” Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!”

Dalam setiap karya penyelamatan manusia, penebusan manusia, pemulihan manusia Tuhan selalu mengutus dan melibatkan umatNya, Tuhan tidak akan melanggar kehendak bebas umatnya dan umat Tuhan adalah utusan – utusan Tuhan.

Setiap masa dan jaman terjadi upaya penyelematan manusia, hal ini terjadi karena manusia terus menerus dari jaman ke jaman lainnya membuat kerusakan kerusakan ; kerusakan moral, kerusakan alam , kejahatan perang, wabah penyakit yang ditimbulkan ulah manusia, senjata biologis, rekayasa virus -bakteri, radiasi teknologi, pemanasan bumi karena polusi, penebangan hutan masal , dan banyak perilaku yang menyebabkan bencana lainnya.

Dalam setiap upaya penyelamatan manusia Tuhan selalu memanggil dan mencari umat yang mau diutus dan menjadi bagian dari solusi, dalam kitab Yesaya ( Isaiah), Tuhan memanggil Yeasaya untuk menyampaikan pesan Tuhan, dan memanggil umat yang mendengar pesan Tuhan untuk bertobat .

Pembaca terkasih, pada masa saat ini, dimana pandemi sedang parah terjadi di dunia, Tuhan memanggil umatNya menjadi bagian dari solusi yakni memutuskan mata rantai penularan virus, setiap umat dapat menjadi pemutus rantai penyebaran dengan tidak membuat kerumunan masa, menghindari kerumunan masa, juga mendukung pemerintah dalam mengatasi wabah ini.

Ada Tipe umat yang menjadi utusan Tuhan mengambil bagian memutuskan mata rantai penyebaran virus, tetapi ada juga umat yang sangat egois ,ia malah mengumpulkan masa, mendatangi dengan sengaja tempat dengan kerumunan masa, akhirnya ia tertular menularkan virus ke sangat banyak orang, ini adalah sebuah dosa jika umat malah menjadi penyebar virus yang mencelakai orang lain.

Marilah kita menjadi umat Tuhan yang mau diutus Tuhan untuk memutuskan mata rantai penularan wabah covid , menjadi bagian dari solusi yang menyelamatkan diri kita sendiri, keluarga di rumah, dan masyarakat di kota dimana kita tinggal. Hidari kerumunan masa ( jangan sengaja membuat kerumunan masa), hindari aktivitas diluar rumah kecuali untuk hal – hal urgent, kurangi mobilitas, Tunda aktivitas hal hal leisure di luar rumah. ( wisata, jalan jalan, berkerumun, kumpul kumpul fisik )

Jadilah umat yang menjawab panggilan Tuhan, “ini aku utuslah aku “, jadilah bagian dari solusi penyelamatan manusia.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *