Daily Bible Devotion, 19 June, Ecclesiastes 1 ( pengkotbah 1), “Vanity, kesia-sia an “

Ecclesiastes 1:2-4 (NKJV) “Vanity of vanities,” says the Preacher; “Vanity of vanities, all is vanity.”
What profit has a man from all his labor In which he toils under the sun?
One generation passes away, and another generation comes; But the earth abides forever.

Pengkhotbah 1:2-4 (TB) Kesia-siaan belaka, kata Pengkhotbah, kesia-siaan belaka, segala sesuatu adalah sia-sia.
Apakah gunanya manusia berusaha dengan jerih payah di bawah matahari?
Keturunan yang satu pergi dan keturunan yang lain datang, tetapi bumi tetap ada.

Ketika manusia hidup tanpa visi dari Tuhan, visi ilahi dari sang pencipta maka ia hanya hidup dalam kesia – sia an.

Harta yang berlimpah, kekayaan, kemashuran, kehormatan semua menjadi kosong belaka, sia – sia , sungguh firman Tuhan benar adanya : tanpa visi manusia binasa !

Pembaca terkasih, meskipun seseorang sangat kaya, berlimpah harta, termashyur , seperti apa yang dialami  raja salomo , ia sendiri mengatakan itu semua kesia – sia an, hal ini dikarenakan itu semua hanyalah penambahan, sarana menyelesaikan visi ilahi, tanpa visi manusia akan merasakan kosong dan sia – sia !

Hiduplah dalam visi Tuhan ,bagi kita murid Tuhan Yesus, visi kehidupan kita adalah amanat Agung, menjadikan atau membawa sebanyak mungkin orang menjadi murid Tuhan Yesus, dan segala hal akan ditambahkan dan disediakan sebagai sarana kita menyelesaikan amanat Agung.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *