Daily Bible Devotion, 2 November, Jeremiah 51 ( Yeremia 51), ” Babylon will fall, Babel akan jatuh “

Jeremiah 51:59-62 (NET) This is the order Jeremiah the prophet gave to Seraiah son of Neriah, son of Mahseiah, when he went to King Zedekiah of Judah in Babylon during the fourth year of his reign. (Seraiah was a quartermaster.)
Jeremiah recorded on one scroll all the judgments that would come upon Babylon – all these prophecies written about Babylon.
Then Jeremiah said to Seraiah, “When you arrive in Babylon, make sure you read aloud all these prophecies.
Then say, ‘O Lord, you have announced that you will destroy this place so that no people or animals live in it any longer. Certainly it will lie desolate forever!’

Yeremia 51:59-62 (TB) Pesan yang diberikan nabi Yeremia kepada Seraya bin Neria bin Mahseya, ketika Seraya pergi bersama-sama Zedekia, raja Yehuda, ke Babel pada tahun yang keempat dari pemerintahannya — Seraya waktu itu adalah kepala perlengkapan.
Yeremia telah menuliskan dalam sebuah kitab segenap malapetaka yang akan menimpa Babel, yakni segala perkataan yang tertulis di sini mengenai Babel. —
Kata Yeremia kepada Seraya: “Jika engkau tiba di Babel, maka ikhtiarkanlah, supaya engkau dapat membacakan segala perkataan ini,
dan katakanlah: TUHAN, Engkau telah berfirman tentang kota ini bahwa Engkau akan melenyapkannya, sehingga tidak ada lagi yang diam di dalamnya, baik manusia maupun hewan, dan sehingga kota ini akan menjadi tempat tandus untuk selama-lamanya!

Nabi Jeremiah telah menuliskan penglihatan yang ia lihat tentang apa yang akan terjadi pada kerajaan Babylon ( Babel ) di masa depan ; kerajaan ini akan hancur , akan datang kekuatan asing yang jauh lebih besar menghancurkan Babylon.

Raja Nebukadnezar sebagai Babylon, tadinya diberi kepercayaan dan kuasa dari Tuhan untuk memerintah bagi banyak bangsa, tetapi dalam perjalanan Raja menjadi sombong dan angkuh, meskipun Tuhan telah mengirimkan para nabi untuk memperingatkan raja Nebukadnezar, tetapi tetap saja ia tidak mau bertobat .

Pembaca terkasih, Nabi Jeremiah dengan setia , dan penuh pengorbanan telah melakukan tugasnya, ia bukan hanya di tentang oleh raja – raja asing yang tidak suka pesan Tuhan yang ia serukan, tetapi bahkan oleh kaumnya sendiri; raja Israel, raja Jehuda, para pemuka agama , penatua dan umat Israel membully nabi Jeremiah, menangkap , hingga menganiaya dirinya.

Nubuatan tentang masa depan kerajaan Babylon dan nubuatan tentang Jerusalem adalah dua surat terahkir yang ditulis Jeremiah.

Nabi Jeremiah sungguh adalah seorang hamba yang setia, nabi yang luar biasa, semua nubuatannya terjadi secara akurat.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *