Daily Bible Devotion, 2 September, Jeremiah 20, “Curse because bullying the prophet, kutuk akibat membully nabi”

Jeremiah 20:1-3 (NET) Now Pashhur son of Immer heard Jeremiah prophesy these things. He was the priest who was chief of security in the Lord’s temple.
When he heard Jeremiah’s prophecy, he had the prophet flogged. Then he put him in the stocks which were at the Upper Gate of Benjamin in the Lord’s temple.
But the next day Pashhur released Jeremiah from the stocks. When he did, Jeremiah said to him, “The Lord’s name for you is not ‘Pashhur’ but ‘Terror is Everywhere.’

Yeremia 20:1-3 (TB) Pasyhur bin Imer, imam yang pada waktu itu menjabat kepala di rumah TUHAN, mendengar Yeremia menubuatkan perkataan-perkataan itu.
Lalu Pasyhur memukul nabi Yeremia dan memasungkan dia di pintu gerbang Benyamin yang ada di atas rumah TUHAN.
Tetapi ketika Pasyhur keesokan harinya mengeluarkan Yeremia dari pasungan itu, berkatalah Yeremia kepadanya: “TUHAN akan menyebut namamu bukan Pasyhur, melainkan Kegentaran-dari-segala-jurusan.

Imam kepala bernama Pashyur melakukan bully dan penganiayaan kepada nabi Jeremiah.

Karena tidak suka pesan yang disampaikan Nabi Jeremiah, Pasyhur memukul dan memasung nabi Yeremia.

Keesokan harinya , Tuhan berfirman melalui nabi Yeremia , bahwa kutuk telah menimpa Pashyur dan ia akan mengalami banyak petaka dan berujung pada kebinasaan.

Pembaca terkasih, Imam Pasyhur telah menabur kejahatan, menganiaya hamba Tuhan, dan ia telah memilih keluar dari jalan Tuhan, pada saat itulah kutuk turun atasnya, ini sungguh pelajaran berharga , umat di ingiatkan! untuk menghormati para hamba Tuhan dan tidak membuly utusan Tuhan.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *