Daily Bible Devotion, 22 October, Jeremiah 40 ( Yeremia 40), ” Freedom for Jeremiah, Kemerdekaan bagi Yeremia “

Jeremiah 40:4-6 (NET) But now, Jeremiah, today I will set you free from the chains on your wrists. If you would like to come to Babylon with me, come along and I will take care of you. But if you prefer not to come to Babylon with me, you are not required to do so. You are free to go anywhere in the land you want to go. Go wherever you choose.”
Before Jeremiah could turn to leave, the captain of the guard added, “Go back to Gedaliah, the son of Ahikam and grandson of Shaphan, whom the king of Babylon appointed to govern the towns of Judah. Go back and live with him among the people. Or go wherever else you choose.” Then the captain of the guard gave Jeremiah some food and a present and let him go.
So Jeremiah went to Gedaliah son of Ahikam at Mizpah and lived there with him. He stayed there to live among the people who had been left in the land of Judah.

Yeremia 40:4-6 (TB) Maka sekarang, lihatlah aku melepaskan engkau hari ini dari belenggu yang ada pada tanganmu itu. Jika engkau suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, marilah! Aku akan memperhatikan engkau. Tetapi jika engkau tidak suka untuk ikut pergi dengan aku ke Babel, janganlah pergi! Lihat, seluruh negeri ini terbuka untuk engkau: engkau boleh pergi ke mana saja engkau pandang baik dan benar.
Engkau boleh kembali kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan yang telah diangkat oleh raja Babel atas kota-kota Yehuda, dan tinggallah bersama-sama dia di tengah-tengah rakyat, atau ke mana saja engkau pandang benar, pergilah ke situ!” Lalu kepala pasukan pengawal itu memberikan kepadanya bekal makanan dan suatu hadiah, kemudian melepas dia pergi.
Jadi pergilah Yeremia kepada Gedalya bin Ahikam di Mizpa, dan diam bersama-sama dengan dia di tengah-tengah rakyat yang masih tinggal di negeri itu.

Kerajaan Israel ditaklukan kerajaan Babylonia , dan Umat Israel di tawan , dijadikan budak ! Tetapi ada pengecualian bagi Jeremiah.

Nabi Jeremiah justru diberikan kebebasan dan kemerdekaan oleh raja Babylonia, ini keajaiban ! semua warga kerajaan Israel menjadi tawanan , hanya nabi Jeremiah saja yang justru kebalikannya malah diberikan kemerdekaan.

Pembaca terkasih, pemeliharaan Tuhan atas Jeremiah sungguh nyata dan ajaib! Tuhan menggerakan hati raja Nebukadnezar untuk memberikan kemerdekaan pada nabi Jeremiah, ia di bebaskan dari belenggu rantai tawanan dan di berikan kebebasan memilih kemana ia mau pergi dan melangkah.

Pemeliharaan Tuhan memang luar biasa bagi umat yang sungguh taat mengikut Tuhan, sungguh setia melayani Tuhan, Kisah kemerdekaan Jeremiah adalah suatu kisah kesaksian pemeliharaan Tuhan di waktu sangat susah bahkan titik nadir suatu bangsa.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *