Daily Bible Devotion, 23 November, Ezekiel 15 ( Yehezkiel 15), ” Jerusalem is fallen, Yerusalem sudah jatuh”

Ezekiel 15:1-4 (NET) The word of the Lord came to me:
“Son of man, of all the woody branches among the trees of the forest, what happens to the wood of the vine?
Can wood be taken from it to make anything useful? Or can anyone make a peg from it to hang things on?
No! It is thrown in the fire for fuel; when the fire has burned up both ends of it and it is charred in the middle, will it be useful for anything?

Yehezkiel 15:1-4 (TB) Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
“Hai anak manusia, apakah kelebihan kayu anggur dari semua kayu yang buahnya seperti anggur yang tumbuh di antara kayu-kayu di hutan?
Apakah orang mengambil kayunya untuk membuat sesuatu dari padanya ataukah membuat gantungan dari padanya untuk menggantungkan segala macam perkakas padanya?
Sungguh, kayu itu dilemparkan ke dalam api untuk dibakar; kedua ujungnya habis dimakan api dan tengah-tengahnya sedang menyala, bergunakah lagi itu untuk membuat sesuatu?

Apa yang terjadi pada kota Jerusalem sungguh menyedihkan, sebuah kota yang tadinya megah , makmur dan termashyur dan dikagumi bangsa – bangsa, telah menjadi puing – puing reruntuhan.

Satu hal yang pasti menjadi pelajaran berharga penyebab kehancuran Jerusalem adalah kesombongan ! Merasa istimewa , hebat , termashyur dan mereka memberontak kepada Tuhan , mengambil jalan sendiri , menolak pimpinan dan arahan Tuhan dan membully para hamba – hamba Tuhan yang Tuhan utus menegur mereka.!

Ketika seseorang menjadi sombong merasa hebat diri sendiri, tidak mau ditegur, tidak mau dipimpin Tuhan, mereka memberontak dan memilih jalan yang hanya memuaskan ego mereka sendiri.

Pembaca terkasih, ketika kita tidak lagi mau menerima kehadiran otoritas rohani dalam hidup kita ,tidak mau di ingatkan dan bahkan memilih hal – hal yang tidak seusai dengan prinsip kerajaan Allah maka kita sudah jatuh pada perangkap kesombongan diri, waspasalah jangan sampai kita terjerat didalamnya , tetaplah rendah hati dan mau dipimpin Tuhan.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *