Daily Bible Devotion , 23 September, “Jeremiah 11 ( Yeremia 11), God ask Jeremiah to stop praying for the rebbelious people, Tuhan meminta Yeremia berhenti mendoakan umat pemberontak “

Jeremiah 11:13-14 (NET) This is in spite of the fact that the people of Judah have as many gods as they have towns and the citizens of Jerusalem have set up as many altars to sacrifice to that disgusting god, Baal, as they have streets in the city!’
So, Jeremiah, do not pray for these people. Do not cry out to me or petition me on their behalf. Do not plead with me to save them. For I will not listen to them when they call out to me for help when disaster strikes them.”

Yeremia 11:13-14 (TB) Sebab seperti banyaknya kotamu demikian banyaknya para allahmu, hai Yehuda, dan seperti banyaknya jalan di Yerusalem demikian banyaknya mezbah yang kamu dirikan untuk membakar korban kepada Baal.
Adapun engkau, janganlah engkau berdoa untuk bangsa ini dan janganlah naikkan permohonan dan doa untuk mereka, sebab Aku tidak akan mendengarkan pada waktu mereka berseru kepada-Ku karena malapetaka mereka.

Pasal ayat firman Tuhan ini sungguh membukakan suatu pemahaman penting akan berdoa syafaat !

Setelah seseorang hamba Tuhan menyampaikan pesan nubuatan dan berdoa dengan tekun sekian Tahun, dan orang yang didoakan tetap arogan dan memberontak terhadap Tuhan, maka hamba Tuhan itu diminta Tuhan berhenti berdoa bagi orang itu.

Waktu Tuhan untuk orang itu bertobat sudah habis, dan sudah tiba waktunya mereka menuai apa yang mereka tabur, ketika waktu Tuhan untuk hal ini tiba maka seorang hamba Tuhan harus taat dan tidak lagi mendoakan ( karena masa menuai perbuatan orang itu sudah tiba )

Pembaca terkasih, ternyata ada masa dan waktu untuk segala sesuatu : ada masa dan waktu tekun mendoakan orang yang memberontak dari Tuhan, tapi ada waktu juga untuk berhenti mendoakan mereka.

Memahami waktu Tuhan sangatlah penting dalam pelayanan doa sayfaat.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *