Daily Bible Devotion, 25 Oktober, Jeremiah 43 ( Yeremia 43), ” The people rebel againts God’s direction, Umat memberontak pimpinan Tuhan “

Jeremiah 43:4-7 (NET) So Johanan son of Kareah, all the army officers, and all the rest of the people did not obey the Lord’s command to stay in the land.
Instead Johanan son of Kareah and all the army officers led off all the Judean remnant who had come back to live in the land of Judah from all the nations where they had been scattered.
They also led off all the men, women, children, and royal princesses that Nebuzaradan, the captain of the royal guard, had left with Gedaliah, the son of Ahikam and grandson of Shaphan. This included the prophet Jeremiah and Baruch son of Neriah.
They went on to Egypt because they refused to obey the Lord, and came to Tahpanhes.

Yeremia 43:4-7 (TB) Demikianlah Yohanan bin Kareah dan semua perwira tentara serta seluruh rakyat tidak mau mendengarkan suara TUHAN untuk tinggal di tanah Yehuda.
Lalu Yohanan bin Kareah dan semua perwira tentara itu mengumpulkan seluruh sisa Yehuda, yakni semua orang yang telah kembali dari antara segala bangsa, ke mana mereka telah berserak-serak, untuk menetap di tanah Yehuda,
laki-laki, perempuan, anak-anak, puteri-puteri raja dan setiap orang yang telah dibiarkan Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, pada Gedalya bin Ahikam bin Safan; juga nabi Yeremia dan Barukh bin Neria.
Lalu mereka pergi ke tanah Mesir, sebab mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN. Maka sampailah mereka di Tahpanhes.

Hal ini berulang kali terus terjadi, Umat Israel mengejar- ngejar hamba Tuhan, memohon agar nabi menanyakan petunjuk Tuhan, seakan- akan mereka mau taat dan mengikuti petunjuk hikmat Profetik dari Tuhan.

Tetapi didalam hati mereka sesunguhnya mereka tidak mau taat, mereka hanya mencari pembenaran diri atas keputusan ego mereka sendiri, mereka hanya ingin memanipulasi para nabi agar membujuk Tuhan mengikuti kemauan kedagingan mereka !

Ketika jawaban pesan pimpinan Tuhan tidak sesuai dengan keinginan ego pribadi mereka, maka mereka akan membully hamba Tuhan , dan mereka akan memberontak terhadap pimpinan Tuhan, karena bagi mereka kehendak mereka harus jadi dan kehendak Tuhan tidaklah penting .

Pembaca terkasih nabi Jeremiah, sudah menyampaikan pesan pimpinan hikmat profetik dari Tuhan, dengan jelas Tuhan memberitahukan bahwa petaka akan terjadi di kerajaan Mesir ( Egypt ) dan umat akan celaka jika nekat ke Mesir, tetapi umat dengan sengaja memberontak dan melawan pimpinan Tuhan.

Kita akan membaca pada ayat – ayat berikutnya bagaimana umat Israel yang pemberontak dan tidak rendah hati akan mengalami petaka dan itu adalah pilihan kehendak bebas mereka sendiri.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *