Daily Bible Devotion, 3 July, Song of songs 3 ( Kidung agung 3), ” Joyous day in life, Hari terindah dalam kehidupan”

Song of Songs 3:9-11 (NET) King Solomon made a sedan chair for himself of wood imported from Lebanon.
Its posts were made of silver; its back was made of gold. Its seat was upholstered with purple wool; its interior was inlaid with leather by the maidens of Jerusalem.
Come out, O maidens of Zion, and gaze upon King Solomon! He is wearing the crown with which his mother crowned him on his wedding day, on the most joyous day of his life!

Kidung Agung 3:9-11 (TB) Raja Salomo membuat bagi dirinya suatu tandu dari kayu Libanon.
Tiang-tiangnya dibuatnya dari perak, sandarannya dari emas, tempat duduknya berwarna ungu, bagian dalamnya dihiasi dengan kayu arang. Hai puteri-puteri Yerusalem,
puteri-puteri Sion, keluarlah dan tengoklah raja Salomo dengan mahkota yang dikenakan kepadanya oleh ibunya pada hari pernikahannya, pada hari kesukaan hatinya.

Jika seseorang menemukan kekasih jiwanya, dan memutuskan untuk menjadi pasangan seumur hidup dalam mengarungi samudera kehidupan, maka salah satu hari yang terindah dalam kehidupan mereka adalah pernikahan!hari kesukaan dan kegembiraan.

Pernikahan adalah suatu anugerah, tidak semua orang didunia ini menikah , pernikahan harus disyukuri dan salah satu kenikmatan dan keindahan yang harus disyukuri. Tetapi tentu saja pernikahan yang dikatakan anugerah ini adalah pernikahan dimana kedua pasangan saling mencintai dengan tulus , tanpa ada tipu daya motif harta, kekayaan ,politik, tanpa ada keterpaksaan.Pernikahan dengan cinta yang tulus.

Pembaca terkasih Tuhan telah medesign bahwa sebaiknya setiap orang menikah ( kecuali ada panggilan selibat ), karena memang Tuhan menciptakan pria dan wanita berbeda untuk saling melengkapi, menjadi pasangan hidup, dan untuk menikmati anugerah pernikahan dan cinta pasangan hidup.

Sungguh cinta dalam pernikahan adalah seumur hidup, sampai kematian memisahkan,komitmen pernikahan adalah tanpa kecuali, baik suka dan duka, dan kekristenan juga menetapkan pernikahan adalah monogami ( hanya dengan 1 orang ) dan bersifat kudus dan suci , sungguh ini adalah anugerah yang indah dari Tuhan bagi kita umat Manusia.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *