Daily Bible Devotion, 30 May , Provebs 12 ( Amsal 12), ” Hate correction is stupid, membenci teguran adalah bodoh “

Proverbs 12:1-2 (NKJV) Whoever loves instruction loves knowledge, But he who hates correction is stupid.
A good man obtains favor from the Lord, But a man of wicked intentions He will condemn.

Amsal 12:1-2 (TB) Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.
Orang baik dikenan TUHAN, tetapi si penipu dihukum-Nya.

Ini adalah hikmat, dan dibutuhkan kerendahan hati untuk menerimanya : koreksi atau teguran seharusnya memberikan dampak yang baik, paling tidak orang yang dikoreksi dapat meningkatkan evaluasi diri , dan jika memang benar adanya teguran itu maka ia dapat mengupgrade diri.

Dikatakan orang yang membenci teguran adalah orang dungu, ini adalah hikmat yang perlu di perhatikan.

Jaman sekarang orang – orang semakin arogan dan anti koreksi, banyak orang mau hidup semaunya sendiri tidak peduli merugikan masyrarakat banyak, yang penting bagi mereka adalah memuaskan ego diri saja, dan ketika mendapat teguran dari penyelengara ketertiban mereka marah, bahkan mengamuk.

Beberapa waktu lalu saya mendapat banyak berita dukacita, ada banyak kenalan , teman , relasi , terkena virus corona, bahkan banyak yang tewas, dan hal ini terjadi karena mereka tidak mau di arahkan pemerintah yang meminta masyarakat memakai masker dan stay at home, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan masa.

Yang sangat disayangkan, sebetulnya sudah banyak orang yang peduli dan mengasihi mereka memperingatkan mereka agar tidak melakukan kegiatan kumpul – kumpul banyak orang, tidak traveling wisata saat wabah parah terjadi, tidak berada di kerumunan masa, dan selalu menggunakan masker, tetapi mereka marah ketika di ingatkan , dan menolak di ingatkan. Semua tindakan tidak mau di ingatkan anti koreksi yang mereka lakukan berujung petaka , bahkan beberapa kehilangan nyawa.

Hikmat kitab Amsal ( Provebs ) benar adanya : “Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.”

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *