Daily Bible Devotion, 30 September, Yeremia 18 ( Jeremiah 18), “Potter’s Hand, Tangan Tukang periuk “

Jeremiah 18:4-6 (NET) Now and then there would be something wrong with the pot he was molding from the clay with his hands. So he would rework the clay into another kind of pot as he saw fit.
Then the Lord said to me,
“I, the Lord, say: ‘O nation of Israel, can I not deal with you as this potter deals with the clay? In my hands, you, O nation of Israel, are just like the clay in this potter’s hand.’

Yeremia 18:4-6 (TB) Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.
Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku, bunyinya:
“Masakan Aku tidak dapat bertindak kepada kamu seperti tukang periuk ini, hai kaum Israel!, demikianlah firman TUHAN. Sungguh, seperti tanah liat di tangan tukang periuk, demikianlah kamu di tangan-Ku, hai kaum Israel!

Tuhan meminta nabi Jeremiah bernubuat kepada umatNya ; memberitahukan bahwa Tangan Tuhan adalah seperti tangan tukang periuk ( potter’s hand).

Tangan Tuhan akan membentuk ulang bejana manusia yang rusak dalam pembentukan ,dan akan mengulang pembentukan sampai manusia itu menjadi baik adanya secara karakter.

Pembaca terkasih, Tuhan sangat serius dalam hal pembentukan karakter, ia akan terus membentuk ulang karaketer buruk manusia sampai berubah dan bertumbuh dalam karakter rohani sebagai anak – anak Allah.

Perjalanan kehidupan kita di muka bumi ini sesungguhhya adalah perjalanan pembentukan karakter, setelah kita lahir baru dalam roh, maka sifat dan karakter kita diperbarui menjadi karakter anak – anak Allah.

Amanat agung adalah misi kehidupan kita yang ketika dijalankan akan membawa proses pembentukan karakter terjadi dalam kehidupan kita.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *