Daily Bible Devotion, 5 November, Lamentation, 2 ( Ratapan 2), “The wall of Jerusalem destroy, Tembok Jerusalem di hancurkan”

Lamentations 2:8-9 (ASV) Jehovah hath purposed to destroy the wall of the daughter of Zion; He hath stretched out the line, he hath not withdrawn his hand from destroying; And he hath made the rampart and wall to lament; they languish together.
Her gates are sunk into the ground; he hath destroyed and broken her bars: Her king and her princes are among the nations where the law is not; Yea, her prophets find no vision from Jehovah.

Ratapan 2:8-9 (TB) TUHAN telah memutuskan untuk mempuingkan tembok puteri Sion. Ia mengukur semuanya dengan tali pengukur, Ia tak menahan tangan-Nya untuk menghancurkannya. Ia menjadikan berkabung tembok luar dan tembok dalam, mereka merana semua.
Terbenam gapura-gapuranya di dalam tanah; TUHAN menghancurkan dan meluluhkan palang-palang pintunya. Rajanya dan pemimpin-pemimpinnya berada di antara bangsa-bangsa asing. Tak ada petunjuk dari TUHAN, bahkan nabi-nabi tidak menerima lagi wahyu dari pada-Nya.

Raja dan rakyat Jerusalem merasa aman memiliki kota dengan tembok tembok tinggi, dan di masa lalu Jerusalem terkenal dengan kekuatan militer dan keindahan kotanya.

Sayangnya mereka telah menjadi sombong dan memberontak kepada Tuhan , dan menyembah berhala, Tuhan telah mengirimkan banyak nabi – nabi untuk membawa mereka kembali pada jalan Tuhan, tapi mereka membuly dan menganiaya para nabi – nabi.

Pembaca terkasih, Nabi Jeremiah menuliskan kitab Lamentation sebagai peringatan kepada umat agar tidak jatuh pada kesombongan dan menggantungkan pengharapan ,rasa aman mereka pada fasilitas sebuah kota atau sarana fisik lainnya.

Tembok – tembok Jerusalem terbukti hancur menjadi puing puing , dan semua kemegahan dan kemasyuran kota Jerusalem pun lenyap, hancur menjadi puing – puing.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *