Daily Bible Devotion, 7 October, Jeremiah 25 ( Yeremia 25), “23 years rebellion to God, 23 tahun pemberontakan kepada Tuhan”

Jeremiah 25:3-4 (NET) “For the last twenty-three years, from the thirteenth year that Josiah son of Amon was ruling in Judah until now, the Lord has been speaking to me. I told you over and over again what he said. But you would not listen.
Over and over again the Lord has sent his servants the prophets to you. But you have not listened or paid attention.

Yeremia 25:3-4 (TB) “Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.
Juga TUHAN terus-menerus mengutus kepadamu semua hamba-Nya, yakni nabi-nabi, tetapi kamu tidak mau mendengarkan dan memperhatikannya.

23 Tahun lamanya Nabi Jeremiah telah menyampaikan pesan Tuhan agar umat Israel bertobat dan kembali ke jalan Tuhan, dan mereka terus menerus memberontak dan bahkan membully Nabi Jeremiah.

Nabi Jeremiah telah setia menyampaikan nubuatan dan pesan pertobatan , 23 Tahun ia telah dibully, dan ahkirnya Tuhan meminta nabi Jeremiah menyampaikan pesan bahwa ; 23 tahun masa anugerah telah berlalu, dan tiba waktunya umat Israel menuai perbuatan Jahat mereka.

Pembaca terkasih , Tuhan sudah sangat baik dan sangat sabar, puluhan Tahun ia bersabar dan mengirimkan nabi – nabinya, Para nabi pun sudah ditolak dan di bully puluhan Tahun lamanya. Penting diketahui bahwa ketika masa menuai tiba, dan umat belum juga bertobat, menolak panggilan Tuhan untuk kembali ke jalan Tuhan maka hukum tabur tuai terjadi.

Tetapi jika umat mau menerima utusan Tuhan para nabi, hamba Tuhan yang membawa pesan pertobatan dan mengumumkan panggilan anugerah Tuhan untuk kembali ke jalan Tuhan, maka keajaiban bisa terjadi, Tuhan akan membebaskan orang itu dan memulihkannya kembali.

Peran para utusan Tuhan sangat penting untuk terus memanggil umat yang telah memberontak dan meninggalkan Tuhan, jika mereka mau rendah hati menerima pesan Tuhan, maka mereka akan terselematkan.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *