Daily Bible Devotion, 8 October,Jeremia 26 ( Yeremia 26), ” People pleaser, Pemuas telinga umat “

Jeremiah 26:11-12 (NET) Then the priests and the prophets made their charges before the officials and all the people. They said, “This man should be condemned to die because he prophesied against this city. You have heard him do so with your own ears.”
Then Jeremiah made his defense before all the officials and all the people. “The Lord sent me to prophesy everything you have heard me say against this temple and against this city.

Yeremia 26:11-12 (TB) Kemudian berkatalah para imam dan para nabi itu kepada para pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: “Orang ini patut mendapat hukuman mati, sebab ia telah bernubuat tentang kota ini, seperti yang kamu dengar dengan telingamu sendiri.”
Tetapi Yeremia berkata kepada segala pemuka dan kepada seluruh rakyat itu, katanya: “TUHANlah yang telah mengutus aku supaya bernubuat tentang rumah dan kota ini untuk menyampaikan segala perkataan yang telah kamu dengar itu.

Para Imam dan nabi Palsu, menganiaya nabi Jeremiah, ketika nabi Jeremiah menyampaikan pesan Tuhan bahwa umat Israel akan dikalahkan kerajaan Babylonia dan dijadikan budak puluhan Tahun lamanya.

Mengapa mereka membully dan menganiaya Jeremiah ? hal ini dikarenakan mereka menyampaikan hal yang berbeda dari apa yang disampaikan Jeremiah. Mereka menyampaikan bahwa semua akan baik baik saja, kerajaan asing tidak akan mampu mengalahkan kerajaan Israel.

Pembaca terkasih , para imam dan nabi yang menganiaya Nabi Jeremiah adalah orang orang yang populis dan menyampaikan hal – hal yang baik dan ingin didengar umat, umat tidak suka mendegar kabar kurang baik, jadi mereka memberikan kebohongan dan harapan palsu kepada umat, mereka para pemimpin yang hanya memuaskan telinga umat saja ( people plaser).

Marilah kita semua memilih dan juga menjadi bijak untuk mengindentifikasikan membedakan antara pemimpin umat yang hanya memuaskan telinga umat dan pemimpin umat yang sungguh sungguh murni dan sungguh seorang hamba Tuhan sejati.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *