Daily Bible Devotion 9 June, Provebs 22 ( Amsal 22) ” servant to the lender, menjadi budak dari yang menghutangi”

Proverbs 22:7-8 (UKJV) The rich rules over the poor, and the borrower is servant to the lender.
He that sows iniquity shall reap vanity: and the rod of his anger shall fail.

Amsal 22:7-8 (TB) Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi.
Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana, dan tongkat amarahnya akan habis binasa.

Ini adalah kebenaran yang harus diketahui semua umat Kristen, jika seseorang berhutang ia akan menjadi budak hutang !

Sayang sekali gereja- gereja jarang mengkotbahkan dan mengajarkan ini, kebanyakan para pendeta takut menyinggung para pengusaha yang gemar berhutang agar cepat kaya, takut mereka tersinggung dan keluar dari gereja! bahkan jika gereja sudah tercemar dengan prinsip dunia berhutang , gereja malah banyak hutang juga.

Banyak gereja memberi keteladanan yang buruk , mereka banyak hutang ; cicilan gedung gereja,kendaraan, kredit fasilitas rumah bagi staff dan pendeta,hingga cicilan hutang peralatan sound system yang canggih.

Pembaca terkasih jika anda berjemaat di gereja yang berani mengajarkan agar umat bebas hutang ,jika sudah berhutang maka umat tidak menambah hutang tapi segera melunasi dan tidak berhutang lagi, maka gereja anda sungguh memiliki kemurnian tidak tercemar prinsip duniawi. Kebenaran firman Tuhan adalah kebenaran sejati yang tidak bisa digantikan prinsip duniawi.

Adapun penjelasan dalam konteks penggembalaan tentang berhutang pada bank sebagai berikut ; Kehendak Tuhan bagi kita adalah menabung dan mengumpulkan uang bukan berhutang, tetapi jika umat kurang iman dan memutuskan berhutang sambil memberi kesempatan iman bertumbuh dalam waktu ( contoh kredit membeli rumah pertama.), maka sebaiknya umat berdoa meminta mukjizat melunasi hutang sesegera mungkin , dan ketika rumah itu sudah lunas , maka jangan diulang berhutang lagi untuk membeli rumah kedua.

Dalam kasus hutang kredit rumah pertama, tentu saja yang terbaik adalah mengikuti standar yang Tuhan tetapkan yakni tidak berhutang! pilihan untuk kontrak rumah sementara,sambil mengumpulkan uang , bekerja tekun , berdoa meminta berkat keuangan berlimpah agar dapat membeli rumah tanpa hutang adalah pilihan yang paling sesuai dengan prinsip kerajaan Allah.

Memang iman sangatlah penting untuk terus bertumbuh, gereja harus berfokus mengajarkan pertumbuhan iman kepada jemaat,juga prinsip ketekunan, prinsip menabur dan menuai keuangan, singkat kata di butuhkan pemuridan dalam gereja untuk hal iman dan bebas dari jerat hutang agar jemaat mempunyai iman yang cukup untuk hal ini.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *