Daily Bible Devotion,14 August, Isaiah 37 ( Yesaya 37), King Hezekiah Humble before God, Raja Hizkiah merendahkan diri dihadapan Tuhan”

Isaiah 37:1-2 (NET) When King Hezekiah heard this, he tore his clothes, put on sackcloth, and went to the Lord’s temple.
Eliakim the palace supervisor, Shebna the scribe, and the leading priests, clothed in sackcloth, sent this message to the prophet Isaiah son of Amoz:

Yesaya 37:1-2 (TB) Segera sesudah raja Hizkia mendengar itu, dikoyakkannyalah pakaiannya dan diselubunginyalah badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.
Disuruhnyalah juga Elyakim, kepala istana, Sebna, panitera negara, dan yang tua-tua di antara para imam, dengan berselubungkan kain kabung, kepada nabi Yesaya bin Amos.

Suatu permasalahan besar, bahkan dapat dikatakan bencana datang menimpa kerajaan Israel, mereka diserang dan dimusnahkan kerajaan musuh atau menyerah dan dijadikan budak !

Secara manusia , suatu kemustahilan bagi kerajaan Israel untuk melewati pergumulan dahsyat ini, mereka sungguh tidak berdaya !

Raja Hezekiah, dengan merendahkan diri datang kepada Tuhan meminta pertolongan , ia datang kepada nabi Yesaya dan melalui nabi Yesaya, Tuhan mendengarkan seruan Hezekiah dan menjawab dan bertindak menyelamatkan.

Secara ajaib Tuhan bertindak mengutus malaikatnya untuk berperang dan menyelamatkan umat Israel.

Pembaca terkasih, ketika terjadi pergumulan besar dalam kehidupan, umat Tuhan mempunyai dua pilihan ; yang pertama kecewa dan menyalahkan Tuhan dengan retorika pertanyaan , ” mengapa hal ini terjadi? “, sedangkan hal kedua justru ketika ada masalah besar datang , semakin mencari Tuhan, merendahkan diri dihadapan Tuhan.

Kisah ini memberikan pelajaran rohani bagi kita, bagaimana sikap hati yang benar dalam meresponi pergumulan, apakah kecewa dan menyalahkan Tuhan atau justru semakin merendahkan diri dan semakin mencari wajah Tuhan.

Leave Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *